Masa lalu tak mudah untuk dilupakan, namun kisahmu harus segera dimulai tanpa ada penyesalan yang kembali datang berulang. Bukan tak boleh mengenang, namun jika mengingatnya hanya membuat luka, lalu untuk apa?
Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu artinya sama dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.
Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ‘ruang’ penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam ‘penjara’ pengacuhan selamanya. Atau diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tiada.
