Mencintai adalah pekerjaan yang mulia, karena cinta cenderung melahirkan sifat kasih sayang kepada apa yang kita cinta. Sedangkan sifat “pengasih” dan “penyayang” itu sendiri adalah salah satu sifat Allah Swt, yakni “Ar Rahman” dan “Ar Rahiim”.
Mencintai akan membuat kita melakukan segala sesuatu yang membuat seseorang yang kita cintai merasa senang dan bahagia. Kita rela bersusah payah demi membahagiakan yang kita cinta. Kita rela berkorban waktu, tenaga, pikiran, dan biaya demi mendapatkan dan memelihara cinta seseorang yang kita cintai itu.
Lalu bagaimana jika orang yang kamu cintai itu tiba-tiba berkhianat dan tidak setia? Kejujuranmu dibalas dengan dusta, dan pengorbananmu tak dihargai. Tentu yang terjadi adalah hati menjadi patah, sedih, kecewa dan perasaan yang hancur berkeping-keping.
Tapi tahukah kamu, bahwa rasa sakit yang kamu rasakan itu sebenarnya adalah cara Allah untuk mengajarimu agar kamu tidak tidak berbuat demikian. Maka jangan pernah menyesali atas perbuatan baik yang telah kamu persembahkan untuknya, jangan menyesali apa-apa yang telah terjadi padamu, karena sebenarnya hal-hal yang kamu alami sedang mengajarimu caranya sabar dan ikhlas.
Sadarilah, rasa sakit yang kamu alami karena dikhianati adalah cara Allah untuk mengajarimu agar menjadi insan yang lebih jujur. Tidak menyenangkan memang menjadi orang yang dikecewakan, tetapi hal itu cara Allah agar kamu tidak terlalu berharap pada selain-Nya.
Boleh saja kita percaya kepada manusia, tetapi jangan sampai kita berharap berlebihan padanya, karena yang patut menggenggam harapan kita hanyalah Allah. Dan bila saatnya tiba, Allah akan melepaskan jika memang hal itu terbaik, sehingga hatipun tidak akan kecewa.
Jadi, tak apa-apa jika dihari kemarin ataupun hari ini kita telah dikecewakan. Tak usah membenci ataupun mendendam, hanya karena kita merasa menyesal telah berbuat baik kepadanya.
Karena kita punya Allah yang pasti membalasnya sesuai dengan perbuatan yang ia lakukan kepada kita, dan tentunya pembalasan Allah tidak akan pernah mengecewakan kita. [YH]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar